Penyerahan kunci huntara dilakukan secara simbolis kepada masyarakat yang rumahnya mengalami rusak berat dan tidak lagi layak huni. Momentum ini menjadi penanda awal kebangkitan warga dalam menata kembali kehidupan pascabencana yang melanda kawasan tersebut beberapa waktu lalu.
Huntara yang dibangun diperuntukkan bagi keluarga terdampak sebagai tempat tinggal sementara sembari menunggu proses rehabilitasi dan rekonstruksi hunian tetap. Dengan fasilitas yang lebih aman dan layak, warga diharapkan dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang.
Pemerintah Kabupaten Agam melalui BPBD bersama unsur terkait terus mengupayakan percepatan pemulihan pascabencana. Tidak hanya penyediaan hunian, pendampingan sosial, distribusi bantuan logistik, serta dukungan psikososial juga dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat dapat bangkit secara bertahap.
Wali Nagari Duo Koto, Jendrial, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penanganan bencana di wilayahnya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BNPB, Pemerintah Daerah Kabupaten Agam, PT Nindya Karya, serta semua pihak yang telah berkontribusi terhadap penanganan bencana di daerah kami. Hingga hari ini Huntara Linggai telah selesai dan masyarakat sangat gembira. Apalagi sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan. Semoga ini menjadi awal yang baik bagi warga untuk menjalani ibadah dengan lebih tenang,” ujar Jendrial.
Ia juga menambahkan bahwa kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat menjadi kekuatan utama dalam melewati masa-masa sulit pascabencana.
Dengan selesainya pembangunan huntara di Linggai, Pemerintah Nagari Duo Koto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga solidaritas, memperkuat kepedulian sosial, serta bersama-sama mendukung proses pemulihan hingga warga benar-benar kembali pulih dan beraktivitas seperti sediakala.
Kehadiran huntara ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi simbol hadirnya negara dan kepedulian bersama dalam memastikan setiap warga terdampak tetap mendapatkan perlindungan dan harapan di tengah ujian alam.(Diwarsyah)
