Dalam pertemuan itu, Ketua DPRD turut didampingi Sekretaris DPRD Agam, Ekko Espito. Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara legislatif dan BPS dalam menyukseskan agenda nasional yang akan dilaksanakan pada 2026 mendatang.
Ilham menegaskan, keberhasilan Sensus Ekonomi sangat bergantung pada kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam memberikan data yang valid dan jujur. Menurutnya, sensus bukan sekadar kegiatan rutin lima tahunan, melainkan fondasi penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan berbasis data yang akurat dan terukur.
“Sensus Ekonomi adalah pijakan dalam menyusun arah kebijakan pembangunan ke depan. Tanpa data yang benar dan lengkap, perencanaan pembangunan tidak akan optimal,” ujarnya.
Ia juga mengimbau seluruh perangkat daerah serta seluruh lapisan masyarakat, khususnya pelaku usaha mulai dari sektor mikro, kecil, hingga menengah di Kabupaten Agam, untuk mengambil bagian dalam menyukseskan SE2026.
“Terimalah kedatangan petugas dengan baik dan berikan jawaban secara jujur, karena setiap informasi yang disampaikan sangat berarti dalam menentukan masa depan pembangunan ekonomi Agam,” pintanya.
Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat, diharapkan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar dan menghasilkan data berkualitas guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Agam. (Diwarsyah)
