Dari Lulusan SMK Menjadi Konglomerat Sumbar, H. Muhammad Kasmir Bangun Stadion untuk Kampung Halaman

https://cahayarealita.com
By -
0


Kab. Agam, CR – Kisah sukses H. Muhammad Kasmir atau yang lebih dikenal sebagai H.M.Y. Kasmir menjadi bukti bahwa keterbatasan pendidikan bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan. Putra asli Parit Panjang, Lubuk Basung, Kabupaten Agam ini hanya menamatkan pendidikan hingga tingkat SMK, namun mampu membangun kerajaan bisnis hingga menjadikannya salah satu pengusaha paling sukses di Sumatera Barat.


Nama H. Kasmir dikenal luas sebagai pendiri dan pemilik PT Uniteda Arkato, perusahaan penyewaan alat berat yang berkembang menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia. Berkat kerja kerasnya selama puluhan tahun sebagai perantau, ia bahkan kerap dinobatkan sebagai salah satu dari lima orang terkaya di Sumatera Barat.


Kesuksesan itu tidak membuatnya melupakan kampung halaman. Justru, H. Kasmir terus menunjukkan kepeduliannya melalui berbagai pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat Lubuk Basung.


Di sela-sela penyelenggaraan turnamen sepak bola antar klub se-Kecamatan Lubuk Basung di Lapangan H. Kasmir, ia memaparkan rencana besarnya membangun kawasan olahraga modern yang dapat dinikmati masyarakat secara gratis.



"Lapangan ini dibangun supaya masyarakat Parit Panjang dan Lubuk Basung memiliki fasilitas olahraga yang layak. Ke depan akan dibangun menjadi stadion lengkap dengan tribun, dipagari, kemudian di sebelah barat akan dibangun kolam renang dan waterboom," ungkap H. Kasmir.

Menurutnya, hingga saat ini investasi yang telah digelontorkan mencapai sekitar Rp1,2 miliar, termasuk pembelian lahan seluas 2,5 hektare. Pembangunan dilakukan secara bertahap, dimulai dari lapangan sepak bola sebelum dilanjutkan dengan fasilitas pendukung lainnya.


Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Agam dapat mendukung pembangunan infrastruktur menuju kawasan tersebut, khususnya pengaspalan jalan sepanjang sekitar 700 meter dari Parit Panjang menuju lokasi stadion.


"Saya sudah menyampaikan kepada Bupati saat peresmian. Harapan saya jalan menuju lokasi ini dapat diaspal agar akses masyarakat semakin mudah," katanya.


Di balik keberhasilannya sebagai pengusaha, H. Kasmir mengaku selalu ingin memberikan manfaat bagi daerah asalnya. Baginya, pembangunan stadion bukan semata menghadirkan fasilitas olahraga, tetapi menjadi sarana membangun kesehatan masyarakat dan melahirkan bibit-bibit atlet baru.


"Tujuan saya menggerakkan masyarakat agar gemar berolahraga dan menjaga kesehatan. Stadion ini dibangun lillahi ta'ala untuk masyarakat Parit Panjang dan Lubuk Basung. Tidak dipungut biaya," ujarnya.



Saat ditanya mengenai perjalanan bisnisnya, H. Kasmir mengungkapkan bahwa dirinya kini memiliki lebih dari 1.120 unit alat berat dengan nilai aset yang mencapai triliunan rupiah. Selain bisnis penyewaan alat berat, ia juga memiliki perusahaan kontraktor, dealer alat berat, usaha kehutanan, hingga bisnis ekspor batu ke Taiwan dan Korea Selatan.


Meski demikian, bagi H. Kasmir, pencapaian terbesar bukanlah besarnya kekayaan yang dimiliki, melainkan kesempatan untuk kembali membangun kampung halaman.


Kisah H. Muhammad Kasmir menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Kabupaten Agam. Berangkat dari seorang lulusan SMK dengan tekad, kerja keras, disiplin, dan keberanian merantau, ia berhasil membuktikan bahwa mimpi besar dapat diwujudkan oleh siapa saja.


Melalui turnamen sepak bola yang digelarnya, H. Kasmir juga mengajak generasi muda untuk terus berjuang mengejar cita-cita.


"Jangan pernah takut bermimpi besar. Saya hanya lulusan SMK, tetapi dengan kerja keras dan pantang menyerah, siapa pun bisa berhasil. Mudah-mudahan kisah ini menjadi motivasi bagi anak-anak muda Lubuk Basung dan Kabupaten Agam untuk terus berjuang menggapai mimpi mereka," tuturnya.(Diwarsyah)
Tags:

Post a Comment

0Comments

Post a Comment (0)