Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diikuti oleh sekitar 20 orang petugas Lapas yang secara sukarela mendonorkan darahnya. Aksi ini menjadi simbol solidaritas dan empati jajaran pemasyarakatan terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan darah.
Pelaksanaan donor darah ini bekerja sama dengan tim medis dari Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS) Lubuk Basung. Tim hadir langsung ke lokasi untuk melakukan proses pemeriksaan kesehatan (screening) sebelum pengambilan darah, guna memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai standar medis.
Kepala Lapas Kelas IIB Lubuk Basung, Budi Suharto, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan membantu memenuhi kebutuhan stok darah di daerah, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan kerja.
“Melalui momentum Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 ini, kami ingin menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian antar sesama. Setetes darah yang disumbangkan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar. Selain menjadi bagian dari peringatan HBP ke-62, kegiatan ini juga memperkuat citra pemasyarakatan sebagai institusi yang tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga hadir dan berkontribusi bagi masyarakat luas.
Kegiatan donor darah ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin ke depan, sekaligus menginspirasi berbagai pihak untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.(Diwarsyah)

