Kuliah umum ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan edukatif yang tidak hanya menitikberatkan pada peningkatan wawasan akademik, tetapi juga mendorong kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
Sebagai bentuk implementasi nyata, acara turut dirangkaikan dengan aksi penanaman pohon di lingkungan sekolah. Selain itu, juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada murid dan guru berprestasi sebagai apresiasi atas dedikasi serta capaian di bidang pendidikan.
Materi kuliah umum disampaikan langsung oleh Kapolda Sumatera Barat yang menekankan pentingnya menanamkan nilai cinta lingkungan kepada generasi muda. Dalam paparannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya pelajar, untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian alam melalui tindakan konkret.
Menurutnya, kegiatan penanaman pohon tidak boleh dimaknai sekadar seremoni, melainkan sebagai langkah strategis dalam menjaga keseimbangan lingkungan demi keberlanjutan masa depan. Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara kepolisian, masyarakat, dan generasi muda dalam menciptakan ekosistem yang berkelanjutan.
Sementara itu, Sekda Agam, Muhammad Lutfi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polda Sumatera Barat dalam menghadirkan kegiatan yang mengintegrasikan aspek pendidikan dan kepedulian lingkungan.
“Momentum Hari Pendidikan Nasional ini harus dimaknai tidak hanya sebagai peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga sebagai upaya membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan. Dengan kolaborasi yang kuat, kita optimistis dapat mewujudkan Agam yang lebih maju dan berkelanjutan,” ujarnya.(Diwarsyah)

